New Veloz Hybrid EV

Starting From   Rp 308.000.000

All New Alphard HEV

Starting From   Rp 1.652.100.000

New Alphard XE HEV

Starting From   Rp 1.288.000.000

All New Vellfire HEV

Starting From   Rp 1.872.800.000

New Kijang Innova

Starting From   Rp 417.800.000

All New Voxy

Starting From   Rp 632.700.000

All New Avanza

Starting From   Rp 244.200.000

New Calya

Starting From   Rp 173.600.000

New GR Yaris

Starting From   Rp 1.169.600.000

All New GR Corolla

Starting From   Rp 1.379.900.000

All New Agya GR Sport

Starting From   Rp 178.400.000

New Agya Stylix

Starting From   Rp 173.200.000

New Yaris GR Sport

Starting From   Rp 347.400.000

All New Vios HEV

Starting From   Rp 460.500.000

All New Vios

Starting From   Rp 375.800.000

New Corolla Altis HEV

Starting From   Rp 639.900.000

New Camry HEV

Starting From   Rp 977.200.000

New Camry

Starting From   Rp 856.200.000

All New GR 86

Starting From   Rp 1.053.700.000

New GR Supra

Starting From   Rp 2.276.400.000

New
New Hilux S Cab

Starting From   Rp 416.800.000

New
New Hilux D Cab

Starting From   Rp 456.300.000

New
New Hilux Battery EV

Starting From   Rp 1.019.000.000

New Hiace Premio

Starting From   Rp 678.800.000

New Hiace Commuter

Starting From   Rp 575.400.000

All New Hilux Rangga

Starting From   Rp 194.300.000

New Dyna

Starting From   Rp 377.300.000

1 bulan yang lalu
Langkah Mudah Merawat Mesin Mobil Diesel Toyota, Perhatikan Kondisi Oli Mesin dan Semua Filter Penting
by
Mobil diesel diyakini mudah dirawat, irit bahan bakar, dan torsinya besar sehingga banyak digemari oleh masyarakat indonesia. Sehingga, banyak kendaraan yang menggunakan mesin diesel dengan teknologi yang semakin canggih dan modern. Tips Cara Rawat Mesin Diesel Sama seperti mesin kendaraan lainnya, mesin diesel Toyota harus dirawat agar performanya optimal. Berikut langkah mudah merawat mesin diesel: 1. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi Perhatikan Kandungan Sulfur: Bahan bakar diesel yang tidak tepat akan memberikan dampak negatif pada kendaraan. Kandungan sulfur yang tinggi akan membuat sistem distribusi BBM terganggu, performa mesin turun, dan mengurangi usia pakai mesin. Jangan Lupa Kadar Cetane: Kadar cetane juga harus sesuai kebutuhan mesin supaya dapat menyalurkan tenaga terbaiknya. Sesuaikan BBM yang dipakai dengan rekomendasi di buku manual kendaraan atau konsultasikan dengan service advisor bengkel resmi Toyota. 2. Periksa Filter Solar Perhatikan Lampu Peringatan Filter Solar: Kinerja filter bahan bakar diesel atau filter solar yang optimal memastikan kotoran tidak akan lolos masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar. Terdapat lampu peringatan di panel instrumen mobil yang menyala bila kondisi filter BBM diesel sudah kotor. Ganti Filter Solar: Karena pegang perang sangat penting, pastikan untuk mengganti filter solar sesuai jadwal servis berkala, termasuk filter solar yang bermasalah seperti mampat padahal belum waktunya diganti. 3. Bersihkan Filter Udara Udara yang bersih sanggup membuat performa mesin terjaga dan penggunaan bahan bakar lebih efisien. Selain tentunya mereduksi timbulnya kerak di komponen bergerak dan mengurangi risiko sistem injeksi solar tersumbat kotoran. Ganti filter udara secara rutin sesuai petunjuk pada buku manual kendaraan. 4. Waspada Water Sedimenter Waspada Water Sedimen: Tugas water sedimenter adalah untuk menangkap kandungan air pada saluran bahan bakar, agar tidak ikut mengalir ke dalam mesin, sehingga tidak mengganggu kinerja mesin dan mencegah risiko munculnya karat. Kuras Water Sedimen: Segera kuras water sedimenter ketika lampu indikator water sedimenter di panel instrumen menyala karena kandungan air sudah penuh. 5. Panaskan Mesin Mobil Sejenak Cukup nyalakan mesin sekitar 1 menit, fungsi dari memanaskan mesin mobil ialah memberikan waktu pelumasan pada seluruh komponen mesin mobil. Sekaligus mengecek panel indikator jika ada masalah yang ditandai oleh lampu indikator yang menyala. Kalau aman, Anda bisa menjalankan mobil. 6. Biarkan Mesin Idle Sebelum Dimatikan Jangan Langsung Mematikan Mesin: Biarkan mesin tetap menyala atau idle selama 1 menit dan baru matikan mesinnya. Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada komponen turbo pada mesin diesel untuk menurunkan suhunya dan menormalkan putaran turbo yang sangat tinggi. Tidak Boleh Langsung Mematikan Mesin Diesel: Kalau mesin langsung dimatikan, otomatis suplai oli dan sistem pendingin ikut berhenti yang dapat memperpendek usia komponen turbo. 7. Ganti Oli Sesuai Jadwal Servis Berkala Alasan Wajib Ganti Oli Mesin Diesel: Sama halnya dengan mesin bensin, oli juga bagian penting pada diesel sebagai pelumas. Ganti oli mesin secara rutin setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali sekaligus mengganti filternya di bengkel resmi Toyota. Pastikan Warna Oli Tidak Berubah: Cara mengecek oli cukup dengan menarik dipstick dan perhatikan volume oli apakah berada di garis cukup atau kurang. Pastikan warna oli tidak berubah drastis karena menandakan kualitasnya sudah menurun dan harus diganti. Ganti Filter Oli: Sebaiknya Anda turut mengganti filter oli ketika servis berkala. Sehingga, oli mesin diesel yang baru mendapatkan penyaringan kotoran yang optimal untuk memastikan tidak ada kotoran yang dapat merusak formula oli atau menyumbat salurannya. Kesimpulan Bahan bakar diesel yang tepat dilihat dari kandungan sulfur dan kadar cetane yang sesuai kebutuhan mesin supaya dapat menyalurkan tenaga terbaiknya dan tahan lama. Kinerja filter bahan bakar diesel atau filter solar yang optimal memastikan kotoran tidak akan lolos masuk ke dalam sistem injeksi bahan bakar. Terdapat lampu peringatan di panel instrumen mobil yang menyala bila kondisi filter BBM diesel sudah kotor. Karena pegang perang sangat penting, pastikan untuk mengganti filter solar sesuai jadwal servis berkala di bengkel resmi Toyota, termasuk filter solar yang bermasalah seperti mampat padahal belum waktunya diganti.
Back to top
PT Daya Adicipta Sandika
Jalan Raya Bekasi Km.26,5 Kelurahan Ujung Menteng, Kec. Cakung, Jakarta Timur
Dealer Contact Us

© 2023 PT. Toyota Astra Motor

All information applies to Indonesia vehicles only