New Veloz Hybrid EV

Starting From   Rp 303.000.000

All New Alphard HEV

Starting From   Rp 1.652.100.000

New Alphard XE HEV

Starting From   Rp 1.288.000.000

All New Vellfire HEV

Starting From   Rp 1.872.800.000

New Kijang Innova

Starting From   Rp 417.800.000

All New Voxy

Starting From   Rp 632.700.000

All New Avanza

Starting From   Rp 244.200.000

New Calya

Starting From   Rp 173.600.000

New GR Yaris

Starting From   Rp 1.169.600.000

All New GR Corolla

Starting From   Rp 1.379.900.000

All New Agya GR Sport

Starting From   Rp 178.400.000

New Agya Stylix

Starting From   Rp 173.200.000

New Yaris GR Sport

Starting From   Rp 347.400.000

All New Vios HEV

Starting From   Rp 460.500.000

All New Vios

Starting From   Rp 375.800.000

New Corolla Altis HEV

Starting From   Rp 639.900.000

New Camry HEV

Starting From   Rp 977.200.000

New Camry

Starting From   Rp 856.200.000

All New GR 86

Starting From   Rp 1.053.700.000

New GR Supra

Starting From   Rp 2.276.400.000

New
New Hilux S Cab

Starting From   Rp 416.800.000

New
New Hilux D Cab

Starting From   Rp 456.300.000

New
New Hilux Battery EV

Starting From   Rp 1.019.000.000

New Hiace Premio

Starting From   Rp 678.800.000

New Hiace Commuter

Starting From   Rp 575.400.000

All New Hilux Rangga

Starting From   Rp 194.300.000

New Dyna

Starting From   Rp 377.300.000

2 bulan yang lalu
Fitur Rem ABS dan EBD pada Toyota Hilux Rangga Tipe High, Meningkatkan Keamanan Berkendara dan Bisnis Pelanggan
by
Salah satu komponen penting pada kendaraan adalah sistem rem. Komponen rem yang mumpuni, memastikan mobil dapat mengurangi kecepatan hingga akhirnya berhenti dengan baik. Kebutuhan tersebut semakin besar pada sebuah mobil niaga seperti Hilux Rangga. Sebagai sebuah mobil pengangkut barang dengan payload 1,2 ton, mobil ini membutuhkan sistem rem yang andal. Kebutuhan tersebut semakin besar jika mobil sering beroperasi di medan berat, seperti naik-turun di jalan pegunungan. Ditambah, jalan licin karena hujan. Rem memegang peran penting untuk memastikan mobil dapat mengurangi kecepatan dengan aman di jalan. Seluruh tipe Hilux Rangga telah memakai rem cakram 14 inch di depan dan rem tromol di belakang untuk memberikan daya pengereman yang kuat dan aman. Fitur Rem pada Hilux Rangga Karena krusial, sistem pengereman mendapatkan pengembangan. Di antaranya adalah dengan menyematkan fitur ABS (Anti-lock Brake System) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD) pada Toyota Hilux Rangga tipe High. Tujuannya, selain untuk mempermudah tugas sopir saat mengurangi laju mobil, juga untuk meningkatkan unsur safety. Khususnya ketika mobil membawa muatan penuh di jalan ekstrem dan hujan turun. Berikut penjelasan mengenai kedua fitur safety penting tersebut: 1. Anti-lock Brake System Dalam situasi darurat, pengemudi akan melakukan pengereman mendadak supaya mobil dapat segera berhenti. Padahal kalau dipaksakan, malah akan membuat ban kehilangan daya cengkeram akibat rem mengunci sehingga hilang kendali. Situasi akan semakin menyulitkan jika mobil sedang membawa muatan penuh. Ditambah, mobil sedang berada di medan menurun yang licin karena hujan. Tidak hanya tergelincir, risiko kecelakaan juga menjadi besar ketika rem justru mengunci ketika pedal rem diinjak kuat-kuat. Anti-lock Brake System (ABS) masuk dalam ketegori active safety features, atau komponen yang secara aktif bertugas untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan menyatu dalam sistem rem mobil. Tersedia pada Hilux Rangga tipe High, fitur ABS akan aktif bekerja tanpa menunggu kondisi darurat. ABS berfungsi untuk membuat seluruh roda mobil agar tidak terkunci ketika pengemudi mengerem terlalu dalam saat panik atau situasi darurat. Rem yang mengunci, membuat ban tidak bisa dikontrol dan digerakkan ke kiri maupun ke kanan dan hanya melaju lurus ke depan, sehingga sulit dikendalikan. Prinsip kerjanya seperti mengocok rem dengan menekan dan melepas kembali pedal rem yang banyak dilakukan sebelum adanya teknologi ini. Gerakannya dibuat sangat cepat, halus, dan tidak terasa. Alhasil, ban mobil tidak sampai terkunci dan masih bisa mencengkeram aspal agar tidak kehilangan traksi. Ban masih bisa dikendalikan saat situasi darurat, seperti pindah lajur ketika mobil di depan tiba-tiba berhenti. Fitur ini juga sangat bermanfaat saat melakukan pengereman mendadak di jalan licin atau berpasir untuk mendapatkan jarak pengereman yang lebih dekat dan ban tidak tergelincir atau selip. 2. Electronic Brake-force Distribution Hanya ada di Hilux Rangga tipe High, Electronic Brake-force Distribution (EBD) mengatur distribusi tekanan rem di setiap ban sesuai kebutuhannya. Dalam beberapa kondisi, setiap roda memiliki kebutuhan yang berbeda-beda ketika mengerem. EBD bekerja dengan melihat beban yang dipikul oleh masing-masing roda sehingga cocok untuk Hilux Rangga yang bebannya berubah-ubah. Saat berangkat muatan full, namun begitu kembali ke toko hanya berdua sopir dan asistennya. Saat mobil hanya diisi 2 penumpang, distribusi pengereman lebih besar di depan karena merupakan bagian paling banyak menopang beban. Namun perbedaan perlakuan didapatkan saat mobil diisi penuh, misalnya pada Hilux Rangga yang sedang mengantarkan barang. Roda belakang mendapatkan tambahan daya pengereman agar kemampuan berhenti bisa lebih baik untuk mencegah mobil sulit dikendalikan. Setiap roda mendapatkan daya rem sesuai kebutuhannya. Bobot mobil yang bertambah membuat mobil kian membutuhkan daya pengereman yang lebih merata. Kehadiran fitur rem ABS dan EBD yang canggih, memberikan rasa aman di jalan. Selain itu, Hilux Rangga dilengkapi fitur Dual Airbags dan seat belt yang semakin melindungi pengemudi dan asistennya. Bonnet di depan diyakini mampu mengurangi risiko cidera saat tabrakan frontal.
Back to top
PT Daya Adicipta Sandika
Jalan Raya Bekasi Km.26,5 Kelurahan Ujung Menteng, Kec. Cakung, Jakarta Timur
Dealer Contact Us

© 2023 PT. Toyota Astra Motor

All information applies to Indonesia vehicles only